Melalui perkembangan teknologi yang berkembang pesat di era ini, ada banyak langkah yang bisa kita ambil guna mencari informasi yang kita butuhkan, salah satunya ialah kebutuhan wanita akan berpenampilan yang trendy. Bukan hanya remaja saja yang ingin berpenampilan cantik, trendy, dan elegan, namun kebanyakan mereka yang sudah menjadi ibu-ibu pun juga tak mau ketinggalan ingin terlihat istimewa di berbagai acara yang mereka hadiri. Dulu, mungkin kita sering mengenal para wanita karir yang gemar bersolek demi menunjang penampilannya di ruang kerja, namun kini bukan hanya wanita karir saja yang berbondong-bondong mengorek informasi seputar tips berfashion, ibu rumah tangga pun juga banyak yang peduli dengan trend fashion jaman sekarang.
Ada banyak gaya fashion yang sering kita jumpai di jejaring sosial dalam internet. Mereka menawarkan gaya berbusana yang terlihat trendy, seiring mode dan modern. Ide-ide kretif sang desaigner lebih condong mengajak kita khususnya wanita memiliki gaya hidup yang lebih konsumtif. Kebanyakan para wanita banyak yang hanya menjelajahi pusat informasi mencari tahu dan menjadikannya sebagai penampilan baru. Kebanyakan wanita sekarang lebih mengedepankan sebagai pengguna daripada pengolah. Lihat saja informasi yang kita dapat dari sumber-sumber yang menyediakan bahan pembicaraan tentang dunia fashion, lebih banyak menjadi pembahasan asyik kaum hawa ini. Mereka cenderung lebih memanfaatkan waktunya sebagai konsumen siap saji daripada harus berpikir memodifikasi fashion yang bagaimana.
Inilah yang membedakan gaya hidup wanita jaman sekarang dengan jaman dulu. Bagi mereka yang masih berkelut dibidang trend jaman dulu pasti akan terlihat kuno. Bahkan dalam komunitasnya mereka akan mendapat respon negative karena penampilan yang tidak menunjang. Padahal jika kita ingat, gaya hidup wanita jaman dulu lebih produktif. Ini terbukti dengan mereka yang berlomba-lomba kursus menjahit, memasak, atau yang lain. Mereka memanfaatkan waktunya benar-benar menjadi seorang wanita yang produktif. Untuk itu disayangkan jika dalam perkembangan teknologi semcam ini wanita hanya cenderung menjadi konsumen tanpa ingin menjadi produsen. Padahal dengan informasi yang mudah diakses ini banyak menginspirasi kita untuk dapat berkarya jauh lebih baik lagi.
Ada banyak gaya fashion yang sering kita jumpai di jejaring sosial dalam internet. Mereka menawarkan gaya berbusana yang terlihat trendy, seiring mode dan modern. Ide-ide kretif sang desaigner lebih condong mengajak kita khususnya wanita memiliki gaya hidup yang lebih konsumtif. Kebanyakan para wanita banyak yang hanya menjelajahi pusat informasi mencari tahu dan menjadikannya sebagai penampilan baru. Kebanyakan wanita sekarang lebih mengedepankan sebagai pengguna daripada pengolah. Lihat saja informasi yang kita dapat dari sumber-sumber yang menyediakan bahan pembicaraan tentang dunia fashion, lebih banyak menjadi pembahasan asyik kaum hawa ini. Mereka cenderung lebih memanfaatkan waktunya sebagai konsumen siap saji daripada harus berpikir memodifikasi fashion yang bagaimana.
Inilah yang membedakan gaya hidup wanita jaman sekarang dengan jaman dulu. Bagi mereka yang masih berkelut dibidang trend jaman dulu pasti akan terlihat kuno. Bahkan dalam komunitasnya mereka akan mendapat respon negative karena penampilan yang tidak menunjang. Padahal jika kita ingat, gaya hidup wanita jaman dulu lebih produktif. Ini terbukti dengan mereka yang berlomba-lomba kursus menjahit, memasak, atau yang lain. Mereka memanfaatkan waktunya benar-benar menjadi seorang wanita yang produktif. Untuk itu disayangkan jika dalam perkembangan teknologi semcam ini wanita hanya cenderung menjadi konsumen tanpa ingin menjadi produsen. Padahal dengan informasi yang mudah diakses ini banyak menginspirasi kita untuk dapat berkarya jauh lebih baik lagi.
Fashion | gaya fashion yang sering kita jumpai di jejaring sosial dalam internet. Mereka menawarkan gaya berbusana yang terlihat trendy dan modern

