Shalat sebagai pembuka Rezeki - Ibadah ritual yang dimiliki kaum muslimin dapat berdampak positif untuk kehidupan di dunia, baik secara langsung maupun tidak langsung. Shalat merupakan perintah Allah SWT sebagai tiang agama yang dapat menjadi standar patokan kesolehan seorang muslim, sebab sebaik apapun manusia dihadapan manusia bila ibadah shalatnya tidak benar, sesungguhnya dia sedang merusak agama dengan perlahan.
Manfaat shalat buat manusia sangatlah banyak dan saking pentingnya shalat buat manusia maka ibadah tersebut dijadikan sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Bagi umat Islam seharusnya menjadikan ibadah shalat sebagai suatu kebutuhan hidup. Sebab untuk menikmati hidup dengan benar ya dengan melakukan shalat dengan baik. Oleh karena itu tak salah bila dikatakan "Manfaat Ibadah Shalat lebih dari sekedar pembuka Rizki".
Allah SWT berfirman dalam beberapa ayat mengenai perintah mendirikan Shalat. Diantara ayat-ayat itu ada perintah supaya bukan hanya diri sendiri untuk menjaga dan memelihara shalat, tetapi bersama-sama keluarga. Ayat tersebut adalah :
Semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di situs arena sahabat. Baca artikel-artikel menarik lainnya di web persahabatan ini.
Manfaat shalat buat manusia sangatlah banyak dan saking pentingnya shalat buat manusia maka ibadah tersebut dijadikan sebuah kewajiban yang harus dilakukan. Bagi umat Islam seharusnya menjadikan ibadah shalat sebagai suatu kebutuhan hidup. Sebab untuk menikmati hidup dengan benar ya dengan melakukan shalat dengan baik. Oleh karena itu tak salah bila dikatakan "Manfaat Ibadah Shalat lebih dari sekedar pembuka Rizki".
Allah SWT berfirman dalam beberapa ayat mengenai perintah mendirikan Shalat. Diantara ayat-ayat itu ada perintah supaya bukan hanya diri sendiri untuk menjaga dan memelihara shalat, tetapi bersama-sama keluarga. Ayat tersebut adalah :
"Dan perintahkanlah kepada keluargamu mendirikan shalat dan bersabarlah kamu dalam mengerjakannya. Kami tidak meminta rezeki kepadamu, Kamilah yang memberi rezeki kepadamu. Dan akibat (yang baik) itu adalah bagi orang yang bertakwa". (QS. Thaha : 132).Ayat di atas merupakan tuntutan lanjutan dari ayat sebelumnya :
"Dan janganlah kamu tujukan kedua matamu apa yang telah Kami berikan kepada golongan-golongan dari mereka, sebagai bunga kehidupan dunia untuk Kami cobai mereka dengannya. Dan karunia Tuhan kamu adalah lebih baik dan lebih kekal". (QS. Thaha : 131).Al-Hafidz Ibn Katsir dalam kitab tafsirnya menjelaskan ayat 131 Surat Thaha ini merupakan arahan kepada Nabi Muhammad SAW dan kepada seluruh umatnya agar tidak terlalu fokus pada dunia. Hidup di dunia harus zuhud; menjauhi foya-foya dan tidak memperbanyak aksesoris dunia. Sementara dalam ayat 132 Allah mengajarkan bahwa rezeki itu Allah yang mengatur. Shalat saja yang benar, juga perintahkan keluarga untuk shalat, niscaya rizki dari Allah SWT tidak akan sulit dicari. Prinsip ajaran ini, menurut Al-Hafidz Ibn Katsir sama dengan firman-Nya yang lain :
"Barang siapa yang bertakwa kepada Allah niscaya Dia akan mengadakan baginya jalan keluar. Dan memberi rizki dari arah yang tiada disangka-sangkanya. (QS. At-Thalaq : 2-3).Paradigma pengelolaan keluarga saat ini harus diperhatikan tentang pentingnya shalat bagi kehidupan, yang terpenting dalam berkeluarga itu bukan urusan uang dan penghasilan, tetapi shalat, shalat dan shalat. Jangan sampai lagi kesibukan kita mencari uang dan menambah penghasilan mengabaikan tugas kita memerintah dan mendidik shalat kepada anak-istri. Jika shala sudah hidup dalam keluarga, maka pasti REZEKI akan datang mengikuti. Percaya atau tidak ini sudah terbukti...
Semoga bermanfaat dan terima kasih telah berkunjung di situs arena sahabat. Baca artikel-artikel menarik lainnya di web persahabatan ini.
Agama | Shalat Lebih dari Sekedar Pembuka Rizki
